Lihatlah Negeri Ini Puisi : Edy Priyatna Lihatlah negeri ini dengan matamu lebar-lebar semua orang menjadi malu karena ulahmu sebentar lagi negara ini akan rusak berantakan menjadi bulan-bulanan bangsa lain…

Saat kulihat keceriaan yang tampak dari wajah-wajah mungil dengan semburat merah dipipinya Tak kusangka bias-bias ceriamu membuatku terlena Dalam pelukan kedamaian di hati   Tak kusangka dalam derai tawa anak-anak…

Selalu Siap Mendengar Puisi : Edy Priyatna Selagi candra tiba demi kupandangi sumbermu nan manis kasmaran pancar melalui lorong jiwaku Sasap pada catatan terpahat tak pernah tetap batin gemulai berirama…

Lukisan Alam Puisi : Edy Priyatna Mempunyai tersedan dalam pelukan terlukis dalam aliran cerita bersikap dalam ucapan lawas dihembus oleh harapan Sasap pada catatan terpahat tak pernah tetap perkiraan lukisan…

kala sekuntum bunga merekah ditengah musim semi tiada mampu tundukkan hasratku untuk memetiknya hingga kelopaknya luruh jatuh dan terbawa angin pagi kubiarkan saja berlalu tanpa rasa yang menepi di dada…

Absolut Dapat Beralih Puisi : Edy Priyatna Sempatkah kau mengenangkan keterasingan kamu kekurangan membelenggu arwahmu waktu belum tak perlu lagi kau buat berhubung akan hampa pertalian kau menimbang mengapa kita…

Menerawang Ruang dan Waktu Puisi : Edy Pryatna Pernah banyak jejakku di buana ini meninggalkan hutan gunung perairan menjejakkan kaki menginjak tamasya menanjak bukit menyeruak keras menyampang dayung melaju kapal…