isi Halaman
Home / 2014 / December / 09

Daily Archives: 09/12/2014

Puisi Untuk Istriku

istriku, sudah sekian lama kita bersama menyusuri waktu yang mengaliri jalan kita yang berliku tajam lihatlah sawah ladang yang dulu pernah kita kerjakan bulir bulir padi yang kita tanam kini tampak menguning menunggu saat musim panen tiba masih tergambar jelas ...

Read More »

Seribu Wajah Cinta

cinta, betapa indah rupawan parasmu saat kau tiba bagai kuntum bunga mawar yang sedang mekar meski diam namun dalam hatinya berdebar membuat bola matanya cerah berbinar jadikan raut wajahnya terang bersinar cinta, mengapa di wajahmu selalu tampak letih saat kedua ...

Read More »

Hai Gadis Mangapa Kau Menangis

hai gadis mengapa kau menangis kau tak kan sanggup menahan bumi berhenti berputar kau tak pernah bisa membuat mentari berhenti bersinar biarlah bintang menjemput rembulan di malam gulita biarkan embun menetes jatuh di pucuk daun cemara hai gadis mengapa kau ...

Read More »

Bercumbu Dengan Ilusi

sebagai laki-laki yang pernah menyusuri rentang waktu yang panjang aku memang seharusnya menyandang malu bila harus menulis puisi ini tapi biarlah sejenak kusandarkan harga diriku demi jiwa yang sungsang agar di dalam bilik hati tak ada lagi beban yang sekian ...

Read More »

Cinta di Persimpangan Jalan

lalu untuk apa aku harus menunggu hadirnya rembulan bila memang sinarnya tak mampu menembus ruang hati lalu buat apa seikat kembang yang kurangkai semalaman bila memang akhirnya terbuang di tepi jalan yang sunyi apakah airmata ini hanyalah sebagai pertanda bahwa ...

Read More »

Cinta Untuk Gadis di Seberang

menyusuri setiap detik yang merambat di rentang waktu malam bersama keheningan yang menemani hingga larut ke dalam sepi melupakan indah wajahmu adalah suatu hal yang sulit kulakukan menjaga jarak dari tatap matamu hanyalah sekadar menyiksa diri meski begitu mudah bagiku ...

Read More »

Ratapan Bunga Ilalang

ditepian jalan aku melihat bunga ilalang lurus tangkai istiqomah kokoh tertopang bergoyang dan menari bersama angin yang meniup lembut di akhir musim hijau rerumputan ikut menyapanya bibirnya basah menyisakan ribuan kata dari kedua sudut mata berlinang bening asa tersimpan dibalik ...

Read More »

Kisah Pilu Sang Ondel-Ondel

ada satu boneka raksasa yang sering dipanggil ondel-ondel terlahir di negeri betawi yang tersohor sejak jaman kolonial kain lusuh warna-warni membalut kerangka dari bambu petung bergoyang dan berputar-putar lagaknya seperti orang bingung di bawah terik sinar mentari yang membakar aspal ...

Read More »

Pintu Hati Yang Terkunci

aku mulai bosan bila senja telah tiba pertanda aku akan segera beselimut lara di antara detik waktu berjalan tertatih bersama riuh nyanyian alam yang diam sudah cukup lama aku menutup pintu hati dari gejolak rasa yang sempat kuagungkan aku sudah ...

Read More »

Demi Waktu

waktu melangkah pelan namun pasti tinggalkan masa yang silih berganti setiap detik goreskan kenangan putih bagi pemuja satu dzat yang jernih waktu tiada pernah kenal kompromi batin yang resah akan tertinggal jauh sejenak terlupa akan untaian janji untuk wajah yang ...

Read More »