Home / 2016

Yearly Archives: 2016

Senja Di Pantai Parang Tritis

sore yang sederhana matahari bersembunyi dibalik mega kusandarkan tubuhku di selembar batu bersama tatap mata menerawang jauh sepasang kepiting kecil berlari tinggalkan jejak di hamparan pasir sebagaimana dulu kita berada disini merajut asa agar tak segera berakhir gemericik suara ombak ...

Read More »

“JUJUR?”

Jujur selalu? Ah, jangan naif begitu apalagi disertai kekasaran itu meski sesuai maumu hanya agar mereka tahu semua isi benakmu Persetan dengan sopan-santun palsu bagai munafik yang berlaku   Jujur selalu? Ya, kamu merendahkanku yang memilih diam membisu bak pengecut ...

Read More »

“TERUNTUK #ALEPPO”

Di satu sisi dunia, semua ceria jalani hidup seperti biasa di bawah cerahnya angkasa   Di sisi lainnya, banyak yang terluka kehilangan dan penuh duka lari dan sembunyi, bertaruh nyawa   Di mata media, ada ragam cerita Ada yang percaya ...

Read More »

“PUAS YANG BUAS”

Mereka kerap hanya ada berkumpul saat bahagia Senyum dan polah si mungil di depan mereka ibarat tontonan belaka   Ada yang tidak puas selalu ingin lebih, bahkan hingga tandas Mengaku manusia, namun buas hanya saat dilihat, mereka berkoar-koar soal moralitas ...

Read More »

Harumnya Telapak Kaki

Waktu terus mengancam hariku Memaksaku untuk berlari lari Menggapai mimpi setelah ilusi Membuat aku membekukan hati Menggapai cita cita yang ku mau Meraih mimpi tinggi bersama dirimu Membuatmu tertawa dan bahagia Sebuah anugrah yang akan aku lakukan Basuhan air ini ...

Read More »

“CANDU DIGITAL”

Ada saat mulut berucap atau jemari lincah menari di atas papan ketik laptopmu atau ponsel terbaru   Apa yang keluar?   Pekerjaan? Gosip dan gunjingan? Informasi atau lelucon basi? Ekspresi cinta atau benci? Nasihat, motivasi, atau caci-maki?   Sudah kelar ...

Read More »

“TIDAK SUKA?”

Bagimu, aku terlalu banyak bicara meski berupa tulisan di social media Ah, bukan aku satu-satunya Sadar atau tidak, kamu juga sama Bagiku, aku punya hak serupa Sungguh, tak perlu kau baca semua bila memang tidak suka Toh, manusia tinggal memilih saja… ...

Read More »

SAJAK UNTUK SEBUAH NAMA

mengapa bumi bergetar saat cahaya rembulan berpendar apakah mungkin kumbang pergi tinggalkan kelopak mawar mengapa jantungku berdebar bila namamu kudengar apakah mungkin bunga asmara sedang tumbuh mekar sedangkan kisah perjalanan telah lama berakhir bersama datangnya mentari meredup di titik nadir ...

Read More »

“SAAT JUMAWA BERTAHTA”

Ancamanmu begitu nyata saat kau akhirnya di singgasana Wahai, Sang Raja Hati-hati dengan ucapanmu, Baginda walau kau merasa seputih istana Kau berharap tunduknya dunia hanya karena kau begitu kaya Kini kau makin berkuasa merasa bebas semena-mena Kau pikir kaulah segalanya ...

Read More »