Home / 2016 / January

Monthly Archives: January 2016

“KADO ULTAH UNTUK R.”

Wahai, pujangga favoritmu apa kabarmu? Sudah lama kita tak bertemu (Terlalu!) Karya-karyamu kurindu   Setahun berlalu Bertambah usiamu seiring susutnya waktu Adakah perbaikan tingkah maupun laku?   Wahai, pujangga favoritku Jangan biarkan inspirasi terlalu lama membeku Masihkah ramai ruang benakmu ...

Read More »

“BERSYUKURLAH!”

Bersyukurlah akan hari itu saat dia mendadak lenyap bagai hantu tanpa ucapan apa pun untukmu Tak perlu sedih begitu   Bersyukurlah saat pengaruhnya kalah sementara kau berjuang tanpa lelah agar tak terjebak pada sesuatu yang salah   Sekali lagi, bersyukurlah ...

Read More »

Sendiri

Mendekap kesunyian saat aku tahu aku ditinggalkan Saat mungkin tak mungkin bersama Berbeda dalam irama waktu dan usia Aku tahu diri, membaur tawa dan tangis bersamaan   Tapi kesendirian toh tak harus membuatku sedih Walau kadang air mata menetes perlahan ...

Read More »

Kenangan Usang

Kenangan Usang

Kenangan Usang di tengah perjalanan yang pernuh keluh kesah aku merasa lelah di tengah peluh membasah kusandarkan tubuhku yang rapuh di tepi jalan kukenang kembali masa yang telah lama silam ketika pohon jambu masih setinggi bahu semilir angin terselip di ...

Read More »

“19 JANUARI 2016”

Dingin menyelimutiku hari ini, Ayah dan bukan hanya karena ingatan tentangmu Hari ini aku merasa payah dan lemah Takutnya kau akan kecewa bila melihatku   Dingin masih mengusikku, Ayah Kukira aku akan selalu kuat Dia berhasil mencuri energiku hingga aku ...

Read More »

Teror ~ 12:04 18 Januari 2016

Teror bom menggetar negeri Para teroris tak takut mati atas nama terjanji Walau ada yang teriak kami tak takut tetap ada yang sembunyi ngeri Teror bom mengguncang hati Walau ada kata pasti ada pula berteka-teki Berkata-kata tanpa empati Teror bom ...

Read More »

Kala Pinus-Pinus Itu Bicara

Melepas pagi di ayun angin saat kulangkahkan kaki Di antara pepohonan pinus Membasahi embun pagi di dedaunan yang menggulir perlahan Jatuh seperti tetesan indah Hanya terdengr suara burung bernyanyi pagi itu… Diselengi suara berdesis Diantara pohon-pohon pinus……   Kutersungkur dalam ...

Read More »

“SENDIRI, TERBANGUN DARI MIMPI”

Hari ini kau terbangun dari mimpi indah, sekaligus buruk, panjang dan dingin melawan pengaruh sosoknya yang tak berhati hanya tertuju pada satu ingin   Kau terbangun oleh tamparan Tangan itu tak kelihatan Sengatnya menyakitkan namun kau terselamatkan   Kau tak ...

Read More »

“RUANG BENAK BERDINDING RETAK”

Bayangkan ruang benakmu berhamburan tanpa perlu isi otak berceceran dan kepingan hati berjatuhan   Inilah adanya Hadirnya penyebab porak-poranda Isi ruang benakmu tak lagi sama Celaka, kau bahkan nyaris kehilangan daya!   Bukan dia yang berkuasa Ingat, selama ini kau ...

Read More »

Kau Tetap Menyimpan Riwayat

Kau Tetap Menyimpan Riwayat Puisi : Edy Priyatna Kau tetap menyimpan riwayat pada pintu gerbang kecil sesuatu senantiasa telah terhunus mengalir cairan pekat berwarna putih sebagai kelangsungan pemburuan dapat membuat mati apa saja Membangunkan jiwa melirik jam dinding setelah malam ...

Read More »