Puisi Menjelang Tidur II

imagesdream

Malam ini, Senin 6 mei 2013
mataku ngantuk karna lelah seharian bekerja
guling sudah kupeluk, bantal dibawah kepala
sesaat kemudian aku mencoba pejamkan mata

tiba tiba raut wajahmu kembali menjelma
aku seketika terhenyak, mataku kembali terang
segera bangkit dan  kunyalakan laptopku
ada sesuatu yang belum sempat aku tuang
sebaris puisi akan aku tulis untuk mu

seperti biasa kedua kuping aku bekap dengan headphone
kali ini aku pilih lagu can’t cry hard enough punya williams brothers
lagu itupun segera terlantun, dan terus menerus mengiringiku menulis

aku tak bisa membayangkan bila kau pergi meninggalkanku
rasanya langit ini seakan runtuh dan menghunjam kepalaku
bagaimana tidak, sebab kamu yang selama ini aku puja puja
kamu selalu mengisi setiap detik waktuku, tanpamu aku tak bisa

aku pasti tak kan pernah sanggup ketika melihatmu pergi,
tangisankupun tak cukup keras buatmu untuk mendengarku
no.. no.. I can’t cry hard enough.. I can’t cry hard enough
for you to hear me now..

bila aku kehilanganmu, bagaikan layang layang yang putus
melayang layang menghilang dibalik awan yang kelam
dari kejauhan aku hanya bisa melihatmu dengan urat nadiku terpotong
sedangkan kursi bekas tempatmu bersandar kemudian nampak kosong

berulang kali aku katakan padamu, berjuta kali akupun telah bilang
bahwa aku telah jatuh hati padamu, sktesa wajahmu selalu terbayang

aku tahu bahwa dirimu tak sendiri lagi
aku mengerti bahwa kau sudah ada yang punya
tapi entah mengapa aku tak begitu peduli
aku bahkan tak pernah mau percaya

sebab bukan inginku untuk memilikimu
bukan maksudku untuk membuat kamu cinta
tapi aku sekedar ingin melihat indahnya senyummu
dan aku membutuhkanmu untuk berbagi cerita

apa yang kau miliki tak ada yang menandingi
kelembutanmu, tutur bahasamu dan kesederhanaanmu
kau tunjukkan padaku bagaimana menjaga hati
kau tampakkan padaku kedewasaan dan kejujuranmu

cinta yang aku punya, bukanlah yang berakhir di peraduan
kasih sayang yang ada, bukan sekedar untuk dipermainkan

bukan itu, sekali lagi bukan itu

cukuplah bagiku, bila kau sudah tunjukkan perhatianmu
legalah batinku, bila kau tahu aku juga memperhatikanmu

entah ini cinta macam apa
entah ini rindu macam mana
yang pasti aku tak bisa sedetikpun melupakanmu
yang jelas aku tak bisa bersembunyi dari bayangmu

Selamat tidur Anisa
jadikan aku bunga  mimpimu..




Kirim Puisi Tanpa Login

Dibaca 140 x, hari ini 1 x

Post Comment