“BERJUANG!”

Apa yang kau risaukan?

Lagi-lagi ada cobaan.

Bukankah kau sudah tahu?

Ah, gundahmu jadi gelisahku.

 

Jangan berhenti berjuang

bila kita semakin dekat ke tujuan.

Aku masih di sini untukmu

hingga ke tempat yang akan kau tuju.

 

Memang, cobaan ibarat godaan

untuk menyerah meraih kemenangan.

Namun, ingatlah semua pengorbanan yang dulu.

Jangan sampai ini hanya berbuah semu.

 

Bersama kita berjuang;

dua sahabat bertualang.

Kita bahkan sudah bagai saudara, sayang.

 

R.

(Jakarta, 22 Mei 2015 – 23:45)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.