isi Halaman
Home / Catatan Harian / “HILANG KENDALI…”

“HILANG KENDALI…”

Riuh-rendah akhir-akhir ini

Semua bicara tanpa henti

Mengganggu sekali

Saling tuding sana-sini

 

Siapa yang memulai?

Kini makin ribut setengah-mati

Mengutuk ke sana kemari

sampai ada yang gila sendiri

 

Kapan selesai?

Tunggu sampai bosan dan sepi kembali

Aku sendiri hanya memandang dalam sunyi

Ah, lagi-lagi banyak yang terlewat mata mereka,

hanya gara-gara (tergiring) satu opini…

 

R.

(Jakarta, 21 Februari 2016 – 9:33)

street brawl


Kirim Puisi

Dibaca 83 x, hari ini 1 x

About Rubyastari

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Kosong

Pandangan ku kosong. Ku lihat ke jendela. Ku pejamkan mata. Tiada apa ...