Kosong

Pandangan ku kosong. Ku lihat ke jendela. Ku pejamkan mata. Tiada apa yang dapat ku rasakan. Hari demi hari . Ku biarkan ianya pergi. Masa silih berganti. Adakah ianya akan terlerai jua. Usai masa aku harus berlabuh jua. Lenaku selalu…
Puisi Kalbuku

Puisi kalbuku Ku utarakan hanya padamu Ketika kaum Emansipasi Memakai topengnya masing-masing Dengan bangganya seraya berkata “aku masih sendiri” Semunya parasmu menandakan mosi tidak percaya ku menguat Hanya bisa menebarkan benih benci Semua omong kosong membisik ke sayap-sayap yang polos…
Nuranimu Terguncang

Nuranimu terguncang Ketika kau melihat mawar merah Tumbuh dikeningmu Menandakan kau masih sangat lugu Kata-katamu membuatku haru Dan ceritamu menandakan bahwa kau ragu Dan khayalku menginterpretasikan senyummu di bola mataku Di kehidupanku kau hanya semu Inti dari semua masalahmu hanyalah…
Semangat Belajar

Di saat anak lain terlena dengan materi Di sisi lain banyak anak yang harus bekerja demi untuk bisa sekolah Harapan satu-satunya untuk bisa pintar Walau harus menoreh banyak luka Karena cibiran banyak orang Tapi semua itu dilakoni hanya demi bisa…
Kekasih Tuhan

Kupejamkan mataku malam ini saat masih berbalut mukena dikelilingi kesunyian malam yang mulai menggantung di langit kurasakan lembutnya kasihMu, mengalun lembut di ruang hati kedamaian menyeruak di relung terdalam saat ku mulai dengan pujian-pujan untukMu   Saat itu kumulai dengan…
Wonder Woman

Bergumul setiap hari dengan bau dapur Tak sempat untuk berdandan sedikit saja Membasahi peluhnya dengan butiran keringat Agar semua siap saat fajar menyingsing   Saat semua selesai, terburu-buru berangkat kerja Tuk mengepulkan asap dapur Dengan beban hati meninggalkan anak-anak untuk…
Hitam Legam Dalam Rasaku

Bertahan dalam kegelapan yang menghitam di langit Walau penuh bertaburan bintang, itu semua tak menyentuh arti hadirmu Bahkan mengalahkan rasa yang sudah terpenggal dalam sejumput hati yang merana Bias-bias yang menghitam dalam awan yang pekat masih saja menghatuiku Pelengkap rinduku…
Matahari Memancar Mengucapkan Salam

Menggelombang bagai tetesan hujan jatuh dari angkasa indra penglihat membasahi pipi aku hanyalah manusia biasa mengharap pahala ganjar meratapi dosa-dosa disisimu nan kukenal semenjak lahir kebenua dunia Mengah ku berdiri di bawah terik mentari sejak kau melangkah menjauh pergi hingga…
Menanti Datangnya Rembulan

Puisi : Edy Priyatna Saat rembulan mulai tampak malampun cerah benderang dihiasi cahaya seribu bintang diiringi gema berjuta takbir suara-suara jiwa teladan sadu penerima rachmat nan meraih pengampunan masuk ke area pelepasan Menanti datangnya rembulan nan dinanti dunia saat ini…