Zaman Edan

 

selamat datang di zaman edan.
yang jujur ditendang, yang curang disayang
aturan jadi mainan para petinggi
demi lancarnya setoran dan upeti

hukum harusnya dijaga agar tetap tegak
tapi nyatanya malah diinjak-injak

politisi sok tampil seperti layaknya kiai
mengaku kiai tapi suka mengumbar benci

anggota dewan saling adu taji
melawan teman-temannya sendiri
menuduh orang karena banyak dosa
dosa sendiri tak pernah disadarinya

para ahli saling berbeda pandangan
tak peduli berpisah di ujung jalan
yang ada hanyalah adu debat
tak pernah mencari kata sepakat

mantan pejabat ikut bernyanyi
masih ingin diberi jatah kursi
biar umurnya sudah tua
nafsunya masih menggila

agama dipinjam sebagai kendaraan
pikiran yang sehat tak lagi digunakan
demi memenangkan jagonya
tak peduli nanti apa jadinya

teriak dijalanan menggelar aksi
yang penting dompet bisa terisi
orang bodoh merasa sok pintar
orang pintar jadi tampak bodoh

bagaimana bahtera ini tetap melaju
jika di sana sini orang bikin gaduh
nahkoda kehilangan arah angin
anak buah kapal sibuk bermain

lalu mau kemana negeri ini menuju
sedangkan perjalanan masih jauh
bisakah bahtera ini sampai tujuan
semoga tak karam di tengah jalan

#donibastian
highlander, 13/07/2017



Kirim Puisi Tanpa Login

Dibaca 15 x, hari ini 1 x

Post Comment