Drama Pembunuhan Raja

checkmate2

didalam sebuah benteng istana yang rapuh
raja putih bersembunyi dari serangan musuh
dibawah pengawalan beberapa bidak prajurit
sedangkan diluar terjadi pertempuran sengit

sepasang kuda hitam meringkik
menebar nyanyian tentang kematian
pasukan putih tak mampu berkutik
setiap detik korban berjatuhan

sepasukan gajah mengintai dari jauh
mereka sudah tak sabar lagi menunggu
saat bergerak memecah kekuatan musuh
membuat pertempuran jadi tambah seru

pertahanan putih nampak semakin lemah
menghadapi serangan musuh yang dahsyat
raja putih terpaksa keluar dari istana
berulang kali diancam namun masih selamat

tak lama benteng kerajaan putih hancur
seluruh pasukan yang ada telah gugur
akhirnya posisi raja terpojok sudah
tak tersedia jalan untuk melangkah

disudut sebuah ruang raja putih seorang diri
tertunduk pasrah menunggu saat dieksekusi
dihadapannya seorang ratu sedang berdiri
tersenyum sinis disamping perdana menteri

sebilah pedang panjang telah disiapkan
sisinya yang tajam memantulkan cahaya
tinggal menanti pedang ditebaskan
untuk memenggal kepala sang raja

tiba-tiba terdengar suara “aku menyerah..”
asap putih terakhir mengepul dari bibirnya
tak terasa malam sudah menjelang pagi
kotak catur ditutup lalu keduanya pergi

.oOo.


Kirim Puisi Tanpa Login

Dibaca 150 x, hari ini 1 x

Post Comment