Kursi Malas Gubernur

aku terbaring di atas kursi malas yang aku bawa dari desa kursi dari bambu wulung ini sudah lebih 100 tahun umurnya jauh lebih tua dari usiaku dan memang peninggalan dari ayahku katanya dulu semasa masih muda, ayahku biasa berbaring disini…
Derita Seorang Penyiar Radio

Aku perempuan sederhana wajahku jauh dari cantik penampilanku biasa saja tak ada lelaki yang mau melirik tapi Tuhan memberiku suara yang indah sehingga aku diterima menjadi penyiar disebuah stasiun radio swasta aku sangat bersyukur kepadaNya teman sejawatku senang bila aku…
Gadis Cantik di Dalam Busway

pagi itu aku berangkat kerja menumpang bus transjakarta orang berjejal didepan loket mengantri memperoleh tiket akupun ikut berjajar mengantri dengan sabar selembar tiket sudah ditanganku akupun masuk keruang tunggu beberapa menit kemudian bus yang kutunggu datang aku segera bangkit mendekati…
Taubat Gadis Jakarta

ada seorang gadis muda remaja wajahnya yang manis begitu menggoda cerminan gaya anak gaul ibukota terlahir dari keluarga kaya raya baju ketat membalut tubuh seksi dipakainya rok span ukuran mini warna kulitnya putih mulus sekali turun dari sebuah mobil mercy…
Pacar Gelapnya Bandar Narkoba

kawan, aku punya sekelumit cerita tentang seorang gadis muda belia wajahnya yang cantik membuat banyak pria tertarik padanya kemudian dia punya kekasih yang setia dan selalu menemani kekasihnya adalah pria sederhana dan tak punya banyak materi karna kesetiaan dan ketulusan…
Cintaku Tertinggal Di Kereta Malam

  aku pijakkan kaki memasuki pintu kereta malam seorang pramugari manis menyapaku dengan senyuman selembar tiket terselip disela sela jari tangan kiri dibalik punggungku ┬áterbebani ransel penuh baju ganti kususuri lorong kereta mencari nomor tempat duduk wajahku menoleh ke kanan…
Tarian Kupu-Kupu

  ada kupu kupu melintas di depanku menari indah seindah warna sayapnya ku tak tahu mengapa seakan dia menggodaku sedang disekelilingku tak nampak satupun bunga setiap aku palingkan muka darinya dia malah makin mendekat ke arahku begitu aku kembali menatap…
Sebaris Pesan Rahasia

  tiba tiba mataku menangkap selembar kertas terkulai dilantai kayu dibawah ranjang tidurmu mulanya aku tak curiga kupikir potongan kartu belanja tapi naluriku bicara lain tergerak menuju kearah benda itu kudekati dan kuulurkan lenganku sekedar meraihnya kemudian aku amati apa…
Istana Pasir

aku kembali berada disini, dipantai ini sekian puluh tahun lalu masih terang diingatanku kala kau berbaring tepat disebelahku cahaya mentari sore itu tertutup segumpalan mega diangkasa pantulan sinarnya nampak lurus condong ke arah barat daya bayu berdesir menyentuh jantung mengajakku…
Dirimu Pelepas Nafsuku

aku pandangi tubuhmu yang ramping dan rapi bajumu transparan mengkilap pantulkan warna pelangi mengobarkan gairah dan semangat dalam ronggaku untuk segera mencoba dan mencicipi nikmatmu aku tarik dengan lembut tali pengikat bajumu sekali gerakan memutar, lepaskan bagian atas aku bisa…