Home / Catatan Harian / “SAAT JUMAWA BERTAHTA”

“SAAT JUMAWA BERTAHTA”

Ancamanmu begitu nyata

saat kau akhirnya di singgasana

Wahai, Sang Raja

Hati-hati dengan ucapanmu, Baginda

walau kau merasa seputih istana

Kau berharap tunduknya dunia

hanya karena kau begitu kaya

Kini kau makin berkuasa

merasa bebas semena-mena

Kau pikir kaulah segalanya

Coba tebak, ‘Yang Mulia’

Di mata-Nya, kau bukan apa-apa

Seperti kami yang bagimu bukan siapa-siapa

Nikmatilah jumawa

meski sementara

mumpung kau masih bernyawa…

 

R.

(Jakarta, 14 November 2016 – 8:30)

a-bleeding-heart

 


Kirim Puisi

Dibaca 162 x, hari ini 1 x

About Rubyastari

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Puisi Pendek untuk Tuhan

Tuhan, maaf aku sibuk.. Kirim Puisi Dibaca 247 x, hari ini 1 ...