Bianglala Cinta Di Dunia Fantasi

bianglala2

 

ingin mengajakmu berpetualang di dunia fantasi
berjalan berdua melintasi keramik warna merah jambu
bibirmu tersenyum melengkung indah bagai pelangi
kelima jari tanganmu melekat erat disela jemariku

lihatlah disana banyak wahana yang bisa kau pilih
bermainlah sayang, sementara aku disini menunggumu
wajahmu mengerut seperti tak ingin bermain sendiri
kau raih tanganku melangkah menuju permainan seru

sesaat kita sudah terbang ke puncak bianglala
tertawa lepas kita berdua sambil bercanda mesra
kincir raksasa itu tiba tiba meluncur kebawah
seraya membuatmu terkejut nafasmu terengah

kupegangi tanganmu yang terasa dingin bak es batu
pucat pasi kulihat wajahmu dicekam rasa takut
ingin kupeluk dirimu agar kau agak sedikit tenang
tak mau lagi mengulang, kitapun jalan melenggang

sampailah kita di wahana tornado
tak sabar untuk naik kutarik tanganmu,“ayoo
kau nampak marah lalu pergi menghindar,”no.. no..”
kurayu kamu sambil kubilang, “I love you so..”

kemudian kau berlari sambil tertawa tawa
puas berhasil membuatku merasa bersalah
akupun segera mengejarmu sambil bilang,”awas ya..”
tubuhmu kutangkap dan kupeluk lalu kita terjatuh rebah

rambutmu lepas terurai menyela rumput jepang
bersih elok berseri-seri nampak segar diwajahmu
laksana burung murai menyusul kekasihnya terbang
tak tahan rasanya ingin segera mencumbu bibirmu

kemudian  kita sama sama terduduk
membersihkan debu yang merasuk
banyak tertawa tenggorokan terasa kering
panas terik matahari bikin kepala pening

kutinggalkan dirimu sebentar membeli minuman
sesaat kembali  kau berdiri termangu di sana
aku mendekatimu perlahan lahan dari belakang
kusekap kadua matamu dan kaupun berontak manja

lepasin dong..”, kau berusaha membuka sekapan tanganku
bilang sayang dulu”, itu syarat yang kuminta
iya deh sayaaang..“, katamu dengan manja merayu
nah gitu dong ..”, akupun tertawa bahagia

tak terasa waktu sudah menjelang senja
tubuhmu lelah setelah bermain seharian
kau nampak layu seakan sudah mulai  bosan
akupun segera mengajakmu kembali pulang

diperjalanan aku sempat sampaikan isi hati
rasanya aku baru saja keluar dari pintu surga
seharian bermain bersama seorang bidadari
habiskan waktu bercanda mesra berdua bahagia

Terima kasih Anisa,
atas semua keindahan saat bersamamu
satu hal yang tak pernah bisa kulupa
saat kau rebah dalam pelukanku…

 


Kirim Puisi Tanpa Login

Dibaca 61 x, hari ini 1 x

Post Comment