Bercanda Merenggut Nyawa

dead

shanti seorang gadis manis, rapuh hatinya
gampang nangis jika mendengar cerita haru
dia juga murah hati dan mudah merasa iba
temannya banyak karena dia suka membantu

shanti juga sudah punya kekasih namanya roy
lelaki gagah dan tampan bagai seorang artis
namun roy punya sifat jelek yang suka jahil
baru berhenti bila korbannya sudah menangis

pada suatu ketika sifat jahilnya itu timbul
ingin membuat rasa cemburu shanti muncul
saat dikampus, roy berada di sebuah kantin
berpura pura bermesraan dengan gadis lain

melihat kekasihnya berdua, kecewalah hati shanti
hatinya hancur bersama dengan airmatanya mengucur
tak menyangka kekasihnya itu tega mengkhianati
roy masih bisa tersenyum melihat shanti kabur

perbuatannya telah melampaui batas, dia tak sadar
roy telah melakukan kesalahan yang sangat besar
sudah tahu shanti perasaannya lembut
masih saja tega membuat hatinya remuk

pada malam harinya shanti dikamar sendirian
tak ada orang lain lagi didalam rumahnya
diambilnya sebilah pisau daging yang tajam
sesaat kemudian dia menghubungi kekasihnya

ponsel roy berbunyi, terbaca ’shanti’ dilayar ponselnya
nampak buru-buru roy segera mengangkat, ‘halo.. shanti..’
kemudian terdengar isak tangis shanti sambil berkata
“roy, aku sangat mencintaimu, tapi kau tega.. “

sebelum roy menjawab shanti sudah menutup handphonenya

roy kebingungan sendiri menyaksikan apa yang terjadi
tanpa pikir panjang roy segera pergi kerumah shanti
dalam perjalanan dia merasa bersalah
sudah membuat hati shanti jadi patah

sesampainya di rumah shanti, nampak sangat sepi disana
roy mulai merasa curiga dan langsung menuju kekamarnya
dilihatnya shanti terbaring di atas kasur
darah segar membasahi tubuhnya yang terbujur

roy melihat tangan kirinya memegang buku diary
yang berisi catatan perasaan shanti selama ini
betapa besar cintanya kepada roy
hingga cintanya dibawa sampai mati

membaca diary itu roy berlutut dan menangis
seraya dipanggilnya shanti berulang kali
tubuh shanti terlihat kaku tak bergerak lagi
roy hanya bisa meratap, tangisnya menyayat hati

kemudian roy meraih pisau berlumur darah
ditancapkan ke jantungnya tepat ditengah
kedua insan itu mati sia sia
akibat perbuatan iseng belaka

roy ditemukan dalam posisi sedang memeluk shanti
dibawah catatan shanti, terbaca tulisan tangan roy

‘Aku juga menyayanginya, tapi dia tak pernah tahu
bahwa aku sungguh mencintainya sepanjang waktu..”

.oOo.

hidup ini singkat, kawan
sebaik-baiknya manfaatkan
bersama orang-orang tercinta
dan jangan membuatnya kecewa

 


Kirim Puisi Tanpa Login

Dibaca 94 x, hari ini 1 x

Post Comment