“SUATU MALAM DI WARUNG AYAM PANGGANG…”

“Meong…”

 

Sepertinya ada yang kelaparan

Suaranya nyaring bukan kepalang

Pasti kerjanya berkeliaran

di jalan-jalan, sepanjang malam

 

“Meoong….”

 

Pasti sangat kelaparan

Suaranya nyaring minta gratisan

Hobinya menyelinap di antara kaki-kaki meja dan orang

sampai-sampai ada yang menjerit ketakutan

 

“Meooong…”

 

Ternyata si mahluk berkaki empat

berbulu lebat, dengan ekor mencuat

Geraknya pun cepat

Lengah sedikit, pesanan Anda disikat

 

HAP!

 

“Ayamkuuu!”

 

Sudahlah, relakan saja

Nabi saja sangat sayang padanya

Lihat, sekarang dia tenang tak bersuara

Makannya lahap tak terkira

Semoga sesudahnya, dia cukup kenyang dan bahagia

serta tidak lagi mengganggu siapa-siapa…

 

R.

(Jakarta, 14 April 2016 – 10:20)

 


Kirim Puisi Tanpa Login

Dibaca 55 x, hari ini 1 x

Post Comment