Seputih Bunga Kacapiring

Embun pagi mengusap dedaunan, saat kusentuh helaian bungamu

Dentingan suara burung mendayu di telingaku

Saat riuh gelora cita melihat keindahan kelopak mekarmu

Simfoni nyanyian alam yang mempesona ruang hati

Ingin kepetik tuk kusematkan di telingaku

Tapi

Aku tak mau menyakitimu

 

Bias cahaya mentari yang mulai muncul menerpa

Membentuk bayang-bayang bungamu

Aku terperangkap dalam bilik pesona yang kau pancarkan

Dalam putihnya helai mahkotamu

Kini

Aku masih terpana dalam aura  keindahanmu

Sampai tak terasa kukagumi  ciptaanNya

Sempurna di balik tetesa embun, indahnya……

 

Cirebon, 14 Maret 2014

Saat kupandang bunga kacapiring di halaman depan rumah.

 

 

 


Kirim Puisi Tanpa Login

Dibaca 228 x, hari ini 1 x

5 Responses to "Seputih Bunga Kacapiring"

  1. Yang namanya pencerahan bisa datang dari mana saja , melihat bunga kaca piring atau selembar daun jatuh, salaman

    Reply

Post Comment