isi Halaman
Home / Fiksi / Hujan Yang Biasa Turun

Hujan Yang Biasa Turun

DSC03438a

Hujan Yang Biasa Turun
Puisi : Edy Priyatna

Airmu menimbun di ubun-ubun
menyusuk terus kerongga dada
ketika reda masih terasa rintik
di hati berteriak dalam sunyi
di jantung genangan rindu
tanpa tiada meniris

Airmu menimbun wajah malam
dan suara deras hujan dalam sajak
curahan hati mungkin perih
tanah digali terangkat dari dalam
ilmu yang tak kan pernah selesai
walau pagi maupun musim berganti

Airmu adalah ujian sepanjang masa
tentang suasana gelap
meski pohon-pohon tumbang
badai membelah bumi
tetap kutatap malam
dan kutatap penutup hujan


Kirim Puisi

Dibaca 63 x, hari ini 1 x

About Edy Priyatna

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Kosong

Pandangan ku kosong. Ku lihat ke jendela. Ku pejamkan mata. Tiada apa ...