isi Halaman
Home / Puisi / Berita Petang

Berita Petang

Petang

Berita Petang
Puisi : Edy Priyatna

Dari belahan bumi paling murni
di lahan tandus tak dendam
di antara partikel-partikel basah
banyak orang kehausan
menanti tibanya sukacita
bagi sebuah kesumat yang tertunaikan
dari darah yang mengalir di ujung timur

Sementara……..
di ujung yang satunya lagi
di lahan subur yang pernah terendam
di antara kesunyian-kesunyian kering
banyak orang berhamburan
karena didatangi gempa lima
dari getaran Sinabang Tapaktuan di baratdaya

Lalu……..
di belahan lainnya
di balik belahan dunia
orang-orang desa mendirikan pagar keresahan
menyusun kerangka kebencian untuk diledakkan
di pusat kota tempat para penggerak daya

Kemudian……..
di belahan lainnya lagi
di balik ujung yang satunya lagi
para penonton terus menoton dan ditonton
menyaksikan perdebatan seru masalah satu kata.

Akhirnya……
di sini
di lapak puisi ini
kita hanya dapat meraba dan membaca saja
namun tak bisa berkaca


Kirim Puisi

Dibaca 41 x, hari ini 1 x

About Edy Priyatna

2 comments

  1. katedrarajawen

    gambaran dunia kekinian dan kehidupan di sekitar kita, cermin selalu tersedia, namun enggan bercermin riahttp://ketikketik.com/wp-content/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_cool.gif

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Kosong

Pandangan ku kosong. Ku lihat ke jendela. Ku pejamkan mata. Tiada apa ...