Derita Air

air

Dalam bias mentari pagi saat kakiku mulai menapak menuju telaga

Semakin dekat kudengar suara gemericik dan alunan melodi dari air yang begitu tenang

Memerangkapkanku dalam gejolak tak terurai dalam kotak-kotak hati

 

 

Tak terasa aku terseret ke ambang kesedihan

Melihat suara-suara air dibalik belukar yang menorehkan kesejukan

Kuteringat masih banyak air yang penuh dengan ribuan limbah yang tertoreh

 

 

Nanar mataku saat kulihat air yang mempesonakan mata

Di tempat lain rindu tuk dapatkan air bersih

Hanya kecap tak sempurna yang dapat kukatakan dalam kesedihan

 

 

Sampai kapan manusia masih dalam kebisuan panjang

Tanpa kata, hanya bisa membuang limbah kotor dan sampah busuk

Haruskah menjadikan luka tak berujung yang hanya akan membawa duka bagi anak cucu…

 

 

Bagai merengek di pangkuanku , menghiba dan menangis…

Jangan biarkan aku kau penuhi dengan derita lagi , aku sudah muak…

Kuingin airku tetap bersih dan bisa menawarkan kejernihan air bagi manusia….

 

Cirebon, 18 Desember 2014

Kerinduan akan air yang bersih

 

Sumber gambar :http://ajiefabregas.blogdetik.com/2014/08/04/optimalisasi-air-untuk-kehidupan-yang-lebih-sehat/


Kirim Puisi Tanpa Login

Dibaca 399 x, hari ini 1 x

Post Comment