isi Halaman
Home / Fiksi / Tetesan Air

Tetesan Air

air

Setetes air sumber kehidupan….

Kini hilang entah kemana

Hanya ada air yang menghitam oleh zat-zat kimia

Penuh debu

Mengalir membawa duka di hilir

Entah sampai kapan

Semua ini berhenti

Warnamu tak sejernih dulu lagi

Hanya sepi yang menemanimu

Diiringi lagu duka

Kini hanya setetes duka

Kemana lagi mencari setetes air jernih

Menghilang dari pandangan

Sampai terasakan kering di kerongkongan

Aku butuh setetes air bersih……………..

Untuk sedikit membasahi kerongkonganku

Aku rindu setetes air jernih

Sampai kapan aku bisa menemukanmu kembali

Akan kutunggu di hilir

Sampai kutahu ada setetes air jernih untukku….

Cirebon, 18 Maret 2015

Memperingati Hari Air. Semakin sulit mencari air bersih. Masih malukah tangan-tangan kotor ini mencemari air , padahal air itu sumber kehidupan makhluk hidup???????

 

Sumber gambar : http://ceritacerita-nabi.blogspot.com/2013/09/kisah-ibnu-hajar-si-anak-batu.html


Kirim Puisi

Dibaca 1,159 x, hari ini 1 x

About Hastira

2 comments

  1. mencari air bersih sekarang memang makin susah…

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Kosong

Pandangan ku kosong. Ku lihat ke jendela. Ku pejamkan mata. Tiada apa ...