Aku Menunggumu

aku

Berdenting suara-suara lirih keluar dari bibir perempuan yang setia di balik tirai jendela

Segala sedu sedan ditangiskan dalam kelamnya malam

Percikan sinar bintang terberai menyusup lewat tirai-tirai jendela kamar

Oh, nuansa sedu terpancar dari wajah perempuan di balik tirai

Menanti mukjijat datang di hadapannya

Tapi hanya mengumbang dalam putaran cinta

Cinta yang telah pergi mampukah datang kembali???

Perempuan itu masih menunggu cintanya.

 

 

Menyembunyikan rona wajah sedihnya di balik tirai

Hanya detak-detak penanda jiwa yang kembali terluka

Tiada yang tahu perempuan itu masih berharap akan datangnya kembali kekasih hati

Tangisan hati berselimut rindu sampai lara itu menjerit

Habis di tetesan airmata yang terakhir

Lampirkan sejuta harap di ujung mulutnya dalam doa-doa yang dipanjatkan

Masih di balik tirai jendela, menunggu bintang menebarkan cerita cinta

Tapi hanya binar-binar terangnya bintang menungguinya malam itu…sepi..

 

Cirebon, 23 September 2015

Sumber gambar : http://gematrikalfakir.blogspot.co.id/2013/03/menunggu.html..


Kirim Puisi Tanpa Login

Dibaca 618 x, hari ini 1 x

2 Responses to "Aku Menunggumu"

Post Comment