Tanah Yang Menghitam

tanah menghitam

Udara dingin kian membeku…..

Malam itu tanah menghitam setelah debu-debu vulkanik bertebaran dimuntahkan

Bau tanah menghambur menusuk hati yang menanti asa akan datang setelah musibah

Tanah menghitam kian menyesakan dada, menghantui orang-oarng yang menanti banyak uluran tangan

Tanah telah mati, tanaman menghilang

Hewan-hewan merana di atas tanah yang menghitam….

 

Tapi tak perlu mencibir getir di hati karena lara itu akan berlalu

Tanah yang menghitam kelak akan jadi tanah subur

Yang akan menyambut hari baru kelak saat sang surya bersinar kembali

Setelah lama bersembunyi di balik debu yang berterbangan

Sayap-sayap malam di balik udara malam yang makin membeku

Kini akan menganyam harapan baru

 

Menyambut sang mentari yang akan muncul kembali

Mengusik hati yang sudah penuh janji hati untuk kembali hidup

Biarkan tanah menghitam asalkan tak membawa duka

Biarlah dingin malam berlalu bersamaan dengan mentari yang terpancar

Bersama mentari dengan menyambut pagi baru

Inilah asa yang akan berakhir di ujung malam

 

Cirebon, 30 September 2015

Harapan setelah bencana

Sumber gambar :http://www.suara.com/lifestyle/2014/12/28/135431/rayakan-pergantian-tahun-di-papandayan


Kirim Puisi Tanpa Login

Dibaca 88 x, hari ini 1 x

2 Responses to "Tanah Yang Menghitam"

Post Comment