isi Halaman
Home / Catatan Harian / “PERCUMA”

“PERCUMA”

Ini saat kau merasa bisa sesukanya

berkata-kata hingga mencela

seakan paling tahu segalanya

sementara aku tidak tahu apa-apa

dan bisanya hanya mengada-ada

Tidak paham selera humormu dan kelewat peka

 

Kau masih suka-suka

sementara aku memilih diam saja

Bukan aku yang mencari gara-gara

meski sering dianggap aneh dan mungkin juga gila

Ah, percuma

Mendebatmu tambah bikin sakit jiwa

Mendingan pergi saja

 

R.

 


Kirim Puisi

Dibaca 105 x, hari ini 1 x

About Rubyastari

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Kosong

Pandangan ku kosong. Ku lihat ke jendela. Ku pejamkan mata. Tiada apa ...