Perempuan Di Ujung Senja

Di lembayung senja perempuan itu selalu berdiri di teras depan rumanhya

Menjemput senja dengan asa penuh pusaran rindu akan anaknya

Tapi ia setia merindu dalam sepi bertemankan temaram sore

Berkalungkan pilu

Binar matanya mulai meredup saat sore menjelang malam

Anaknya belum kembali , masih ada asa esok hari akan dia tunggu lagi

 

Esoknya di tempat yang sama bertemankan angin perempuan itu  menunggu lagi

Sudut nafasnya mulai melemah

Air mata mulai menetes perlahan dan bibirnya terkatup menanti dalam sepi

Sampai malam itu menjempuntnya dalam kegelapan menuju Ilahi

Dia telah pergi meninggalkan penantian yang sia-sia , anaknya tak pernah pulang untuk mengunjunginya……

 

Cirebon,28 September 2017

Sumber gambar : https://galeribukujakarta.com/2016/08/page/4/

 


Kirim Puisi Tanpa Login

Dibaca 105 x, hari ini 2 x

Post Comment