isi Halaman
Home / Puisi / Jeruji Kesunyian

Jeruji Kesunyian

Aku masih memandang dari balik jeruji ini

Hanya berteman dengan kesunyian, dia yang masih setia denganku

Tak pernah ada  geliat yang membuatmu kesal padaku

Seutas kegelisahan selalu menyapaku hari demi hari

Rinduku pada sesorang yang membuat hatiku mengapung dalam kedustaannya.

Membiru kelu di lorong bayang-bayangmu

Aku kehabisan kata saat aku tahu kau telah berpaling dariku

Membuat hatiku seperti terhunus belati yang menusuk sampai dalamnya hati

 

Kini aku masih di balik jeruji sel-sel ruang isolasi

Bernyanyi dengan sunyi dalam lukisan  kelam yang dapat kubayangkan

Tertawa sendiri dan menyapa sunyiku dalam dinding-dinding yang membatasiku dengan dunia luar…

Dalam sunyi hanya kubisikan laraku , terus sunyi itu menyentuh diriku

Lembut sampai dalam ragaku

Menyemai fajar, masih saja aku bergelut dengan kesunyian

Sampai kapan aku harus berkata-kata dengan sunyi di sini di balik jeruji , entahlah!!!!

 

Cirebon, 12 Oktober 2017

Sumber gambar : http://justchoty.blogspot.co.id

 


Kirim Puisi

Dibaca 99 x, hari ini 1 x

About Hastira

4 comments

  1. Puisi yang menarik, melihat dari sisi orang yg bernasi malang 🙁

  2. Mnarik, jadi bisa merasakan apa yg mereka rasakan di sna.
    jgn lupa mampir y mba

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Kosong

Pandangan ku kosong. Ku lihat ke jendela. Ku pejamkan mata. Tiada apa ...