Sebatang Nyawa Bernikotin

no_smoking_89435

Puisi Karya : DelaNuf – Malang

Ini hanya balada sehelai daun dan hembusan asap
Ibarat kehidupan, mereka bilang rasanya manis
Walau terkadang masih terbesit rasa sakit

Nyatanya, hidup mereka memang pilihan

Apalah arti sesak dalam dada
Selama asap masih bisa mengepul di udara,
selama itu pula kebebasan bersama mereka

Tak peduli kepingan rupiah yang dibakar
Asalkan sebatang nyawa tetap di tangan
Tak peduli paru-parunya menghitam
Karena ini teman bagi mereka yang kelam

Kata Tuan-tuan yang duduk diatas sana,
Sepuntung rokok bisa menghidupi rakyatnya
Bagaimana bisa menghidupi, wahai Tuanku?
Jika kematian justru semakin mendekati kami

Ia hanyalah sepuntung rokok
Sebatang nyawa bernikotin yang akan pudar dihisab waktu,
Begitu pula umurmu!
Ibarat kehidupan,
Dirimu berakhir menjadi puntung dan abu di atas tanah liat itu

Nama Pengirim : DelaNuf
Asal Kota : Malang
delanuf


Kirim Puisi Tanpa Login

Dibaca 183 x, hari ini 1 x

Post Comment