Puisi : Edy Priyatna Saat rembulan mulai tampak malampun cerah benderang dihiasi cahaya seribu bintang diiringi gema berjuta takbir suara-suara jiwa teladan sadu penerima rachmat nan meraih pengampunan masuk ke…

haruskah kutulis kata indah agar bisa jadi sebuah puisi pernahkah kau merasa resah jika dia tak berada disini sedangkan waktu sudah lama tergilas bersama langkahku menuju tepi batas kisah tentangmu…

pucuk-pucuk tunas tak lagi tumbuh terbakar cuaca panas sepanjang hari bersama daun-daun kering yang luruh batang padi pun tak mau lagi bersemi sudah sekian lama bumi ini menderita burung pipit…

dulu, saat kalian terpisah hati kalian terasa resah kini kalian sudah menikah mengapa ingin berpisah? dulu, ucapanmu lembut saat katakan cinta bersama kedua matamu yang berlinang kini, mengapa kata kasar…

  selamat datang di zaman edan. yang jujur ditendang, yang curang disayang aturan jadi mainan para petinggi demi lancarnya setoran dan upeti hukum harusnya dijaga agar tetap tegak tapi nyatanya…