Home / Author Archives: Hastira (page 5)

Author Archives: Hastira

Dentingan Rayuan Alam

hutan pinus

Pinus-pinus yang melambaikan ranting-rantingnya tampak membuatnya menari-nari bersama angin yang mulai bertiup kencang Di saat butiran embun yang mulai mencair saat mentari mulai tampak menyembul dalam remang-remang pagi. Siluet panorama yang indah membentang diantara eloknya air terjun yang jatuh mencipratkan ...

Read More »

Jeruji Kesunyian

jeruji

Aku masih memandang dari balik jeruji ini Hanya berteman dengan kesunyian, dia yang masih setia denganku Tak pernah ada  geliat yang membuatmu kesal padaku Seutas kegelisahan selalu menyapaku hari demi hari Rinduku pada sesorang yang membuat hatiku mengapung dalam kedustaannya. ...

Read More »

Petaka Cinta

petaka cinta

Andai kau tahu aku bertahan hanya karena buah hatiku Keinginanmu tuk menikah lagi membuat sentakan pada gejolak jiwa yang terus saja berdengung di telingaku Andai saja kau tahu ,ingin kularang engkau pergi, rasa cemburuku begitu kuat yang menghantam sendi-sendi hatiku ...

Read More »

Perempuan Di Ujung Senja

perempuan di ujung senja

Di lembayung senja perempuan itu selalu berdiri di teras depan rumanhya Menjemput senja dengan asa penuh pusaran rindu akan anaknya Tapi ia setia merindu dalam sepi bertemankan temaram sore Berkalungkan pilu Binar matanya mulai meredup saat sore menjelang malam Anaknya ...

Read More »

Butiran Debu

gbr butiran debu

Butiran debu masih ada di bahunya yang sekarang sudah gersang entah kenapa debu masih suka dengan bahumu embun pagipun sudah enggan datang di bahumu   Tapi riak-riak awan tetap menyelimuti dirimu dalam naungan panas mentari yang terik kering kerontang yang ...

Read More »

Kembali PadaNya

kemabli padaNya

Tak ada satupun manusia yang tak bakal kembali padaNya Tinggal tunggu waktu Dalam diam Allah akan memanggil kita Kapan saja Dengan waktu yang tak tentu Siapkah kita???????   Saat jiwa pergi dari raga ini, semua milik Allah Semua apa yang ...

Read More »

Sepi

sepi sendiri

Jangan biarkan ini usai begitu saja Kala sepi mendera di saat ia pergi Bait-bait hati menyisihkan sendiri dalam sepi Tak ada satupun yang bisa aku ajak bicara Sepi tak ada satupun…….   Kadang menahan jatuh air mata Saat sepi mendera ...

Read More »