Doa

Melangkah perlahan-lahan di atas pasir hitam di keremangan sore itu, jingga menyelimuti langit yang mulai memudar warnanya tertutup kegelapan menjelang malam…. Kutelusuri pantai di tanah Lot, langkah demi langkah kutemui lorong gua Air mengalir dari dinding-dinding batu , kubasuh mukaku…
Kembalikan Senyum Bumiku

Demi malam-malam saat aku mulai merenung Tentang bumi ini Tentang sakitnya bumi ini Tentang lelahnya bumi ini menahan beban Tentang rusaknya bumi ini Aku mulai merasakan kepedihan yang sama dengan bumiku….   Terpuruk dalam kepedihan Dalam sunyi sepi meratapi diri…
Apakah Ini Puisi?

haruskah kutulis kata indah agar bisa jadi sebuah puisi pernahkah kau merasa resah jika dia tak berada disini sedangkan waktu sudah lama tergilas bersama langkahku menuju tepi batas kisah tentangmu bagai sebuah lagu berulangkali kuputar di malam bisu seraut wajah…
Di Ujung Senja

Di lorong tapak senja kupandang langit yang mulai menjingga Masih kuingat saat-saat kau utarakan cintamu Di bukit yang dipenuhi dengan rerumputan dan ilalang yang bergoyang Tertiup bayu yang kadang menjamah kerinduanku Akan sosokmu yang tak akan pernah kulupakan   Di…
Pagi Di Dua Dunia

Kerlip mentari mulai tampak menyambut pagi ini Jendela alam mulai terbuka dengan pesona yang kerap membuncahkan linangan senyuman…. Senyum kutebar dalam pesona alam di tepi pantai Menyeruak  di kaki cakrawala , semburat kuning keluar sembunyi-sembunyi Di pelataran rumah kupandang air…
Angin Dan Awan

Angin tak lagi menyapa pagi itu hanya awan berderak pergi perlahan Membawa angan-angan menjujunjug sampai langit Baluran rindu kubawa, Ingin angin menyampaikan salam rinduku untuknya Menggelitik nurani untuk tetap menyapamu lewat angin yang berhembus   Tapi kamu tak mau mendengarkan…
Sampah

Sampah itu sama saja bercumbu dengan kotor Sampah itu seperti syair usang yang tak laku lagi Sampah itu merambat cepat membuat penumpukan Sampah itu menabur luka yang akan lama tinggal Apakah akan selalu begini???? Sampah selau berserakan membuat banyak senyuman…
Cinta Dan Pengorbanan

Kadang cinta seperti luka yang kadang menggores perih Perih terasa tajam menepis lara di hati Lelah menahan semuanya sampai tak terasa lagi Demi cinta , luka itu dibiarkan Tapi cinta itu ajaib semua sirna Hanya butuh satu Pengorban Ikatan suci…
Dua Hati

Rembulan sambut mesra bintang yang muncul di balik awan… Akankah dia datang dengan sejuta kisah Kadang tergeser oleh bintang  bulan tampak pucat di langit yang tampak kelam Memanti dua hati yang berpaut mesra Melebihi cinta semesta pada dunia… Hanya gejolak…
Gelora Asmara

Tergoda sapa angin yang melembut membawa rasa cinta Di antara dua cinta yang membelenggu sampai hati melembut…. Antara dua pilihan yang sulit aku lupakan Di antara jiwa yang mendamba Hanya bimbang ……   Kini  kucoba menghapus jejak-jejak cintamu Tapi dua-duanya…