gejolak rasa menyesak rongga dada mengalir dari ruang hati yang sunyi detak jantung mulai kencang meronta mengukir jalinan kata dalam puisi ingin bicara namun terkunci lidah hendak menjerit tapi…

bila ada mesin pemutar waktu aku ingin kembali kemasa lalu saat berada disebuah taman hati diantara bunga cinta mekar mewangi masa terindah kala disampingmu mengalunkan pilah melodi asmara sedetik saja…