Kau Tetap Menyimpan Riwayat Puisi : Edy Priyatna Kau tetap menyimpan riwayat pada pintu gerbang kecil sesuatu senantiasa telah terhunus mengalir cairan pekat berwarna putih sebagai kelangsungan pemburuan dapat membuat…

Menciptakan Lukisan Indah Puisi : Edy Priyatna Air bagi penyair adalah unsur-unsur bahasa tulisan mengalir menembus jantung gunung menjadi renungan suatu angan-angan tanah bagi penyair adalah seluruh keadaan hidup batin…

Kesan yang Sama Puisi : Edy Priyatna Sebuah buku buram mengingatkan aku lagi akan gempa yang pernah kurasakan di halaman berisi tumpukan-tumpukan Waktu tersimpul jalin-menjalin tidak keruan timbunan getaran itu…

Mengendap di Hatiku Puisi : Edy Priyatna Kau tetap menyimpan riwayat pada pintu gerbang kecil sesuatu senantiasa telah terhunus mengalir cairan pekat berwarna putih sebagai kelangsungan pemburuan dapat membuat mati…

Berjalan Kematian Puisi : Edy Priyatna Ada sebuah negeri impian sebuah republik yang para pemimpinnya tertidur sepanjang hari di atas kursi-kursi hangat di balik ruang janji-janji konon negeri ini menjadi…

Senantiasa Melayani Puisi : Edy Priyatna Sebuah realisasi kehidupan yang berjalan suka dan duka dalam cerah membentang mega kelabu dalam kegembiraan ada kesusahan dalam suka terbesit kesengsaraan kaki tidak dapat…

Alam Semesta Mulai Berubah Puisi : Edy Priyatna Langit tak biru lagi burung-burung mulai enggan terbang angin diam tak bergerak desirnya sirna Ranting-ranting kering tubuhnya kandas rembulan sedikit redup malam-malam…

Membuatku Lugu Puisi : Edy Priyatna Sudah banyak buku yang aku baca hampir tak ada yang terlewati namun masih belum pernah selesai karena setiap detik selalu terlahir kembali dari rahim-rahim…