Pada suatu masa kau masuk ke dalam hidupnya memberi ilusi cinta membuatnya berharap dan terluka…
“SAAT JUMAWA BERTAHTA”
Ancamanmu begitu nyata saat kau akhirnya di singgasana Wahai, Sang Raja Hati-hati dengan ucapanmu, Baginda…
Pada suatu masa kau masuk ke dalam hidupnya memberi ilusi cinta membuatnya berharap dan terluka…
Ancamanmu begitu nyata saat kau akhirnya di singgasana Wahai, Sang Raja Hati-hati dengan ucapanmu, Baginda…
Kau mencari yang dulu kau tinggal Untuk apa? Semoga kali ini kau terpental menjauh untuk…
Akulah sosok yang dulu kau sayang, sekaligus kau kendalikan yang katamu anak kecil yang tidak…
Pagi ini kau berkaca dan bertanya: Siapakah yang kulihat di sana? Siapakah yang kulihat dengan…
Selamat ulang tahun, Jakarta Maafkan aku yang terlalu sibuk untuk sekadar merayakanmu Aku masih di…
Sesak adalah harapan semu semua yang kau timpakan padaku berharap aku akan menjadi sosok ideal…
Tidur, tidurlah dengan tenang di peristirahatan terakhirmu, wahai kawan Biarlah dirimu menjadi indahnya kenangan di…
Saatnya melawan monster itu lagi meski harus seorang diri Masih sanggupkah kau bertarung, wahai Ratu…
Masih ada dinding tebal itu di sekelilingmu tinggi dan kokoh, dari es yang kian membeku…
Aku tak paham rasa takutmu Adakah ancaman di balik suksesku? Berabad-abad sudah berlalu Ah, ternyata…
Ada hasil dari amarah yang tertahan terlalu lama dari mereka yang (selalu merasa) kalah akan ketidakadilan yang…
Masih ada hantu di benakmu meski sosoknya telah lama berlalu Hadirnya begitu mengganggu Kau tidur…