Author Archives: Hastira

Petaka Cinta

Andai kau tahu aku bertahan hanya karena buah hatiku Keinginanmu tuk menikah lagi membuat sentakan pada gejolak jiwa yang terus saja berdengung di telingaku Andai saja kau tahu ,ingin kularang engkau pergi, rasa cemburuku begitu kuat yang menghantam sendi-sendi hatiku ...

Read More »

    Perempuan Di Ujung Senja

    Di lembayung senja perempuan itu selalu berdiri di teras depan rumanhya Menjemput senja dengan asa penuh pusaran rindu akan anaknya Tapi ia setia merindu dalam sepi bertemankan temaram sore Berkalungkan pilu Binar matanya mulai meredup saat sore menjelang malam Anaknya ...

    Read More »

      Butiran Debu

      Butiran debu masih ada di bahunya yang sekarang sudah gersang entah kenapa debu masih suka dengan bahumu embun pagipun sudah enggan datang di bahumu   Tapi riak-riak awan tetap menyelimuti dirimu dalam naungan panas mentari yang terik kering kerontang yang ...

      Read More »

        Kembali PadaNya

        Tak ada satupun manusia yang tak bakal kembali padaNya Tinggal tunggu waktu Dalam diam Allah akan memanggil kita Kapan saja Dengan waktu yang tak tentu Siapkah kita???????   Saat jiwa pergi dari raga ini, semua milik Allah Semua apa yang ...

        Read More »

          Sepi

          Jangan biarkan ini usai begitu saja Kala sepi mendera di saat ia pergi Bait-bait hati menyisihkan sendiri dalam sepi Tak ada satupun yang bisa aku ajak bicara Sepi tak ada satupun…….   Kadang menahan jatuh air mata Saat sepi mendera ...

          Read More »

            Renungan Di Senja Hari

            Saat di batas senja, saat menunggu azan magrib Saat hati merasa bersisa gelap Kadang menghampiri ego hati yang ada Getarnya menikam kehidupan Tanpa kita tahu Kita tak pernah mau berkurban Hanya ego kita yang besar Terlepas begitu saja yang menyerang ...

            Read More »

              Sekuntum Mawar Merah

              Menghias pagi saat mentari mulai naik ke atas Menutup tirai-tirai embun yang mulai mencair Dalam titian berhiaskan sinar mentari Tiada yang dapat tercecap melihat keindahanmu Di pagi ini……..   Sang pemikat rasa terbentang dalam angan Merah merona dalam balutan hijau ...

              Read More »

                Merdeka Hati

                Tiada tercecap sedikitpun dari mulutku Saat negaraku mulai bergoyang dihembus  banyak isu Saat umur mulai merambat naik Di saat orang-orang seharusnya mulai dewasa dalam berpikir Tapi ternyata tidak Isu bergoyang saat banyak kepentingan Saat hanya berfokus pada kepentingan golongan   ...

                Read More »

                  Cerita Cinta Di Sepinya Telaga

                  Pagi ini di tengah hembusan angin Diantara sepinya alam ini Dengan embun yang mulai mencair Di keheningan pagi Aku masih terpuruk dalam kesedihan panjang   Dulu di sini aku dapatkan kedamaian Entah sekarang ini tempat yang menyakitkan Saat kau katakan ...

                  Read More »

                    Dandelion

                    Jika pagi mentari mulai menampakan diri Di padang rumput nan luas Bunga dandelion mulai berbunga Putih bersih bersama ilalang ikut bergoyang Menari tiada henti….   Walau kau bersahabat dengan sepi Tergulir waktu kau akan menyebarkan bijimu Angin yang akan menerbangkannya ...

                    Read More »