Tak peranh lelah dia berjalan menyusuri aspal panas, membawa beban di pundaknya Kerutan di wajahnya…
Lumbung Puisi
Terkini
“AKU, KAMU, DAN BAHAGIA”
Kadang bahagia itu sederhana seperti menyambut mentari pagi di atas sana atau mendengarmu tertawa. Kita…
Keikhlasan Hati
Masih ada rasa perih di hati yang membias terang sampai aku sendiri malu untuk mengakuinya…
Setelah Waktu Fajar Telah Memanggil
Setelah Waktu Fajar Telah Memanggil Puisi : Edy Priyatna Sore nan sunyi memberi gelisah saat…
Tenggelam di Dasar Samudera Kesedihan
bersama hujan aku menyusuri malam di sela detik waktu yang berjalan pelan kusandarkan asa di…
“BIARKAN AKU!”
Biarkan aku berlari tanpa henti mencari dan terus mencari meski (kesannya) tanpa pasti hingga aku…
Tak Bosan
Tak Bosan Puisi : Edy Priyatna Tak bosan mataku melihat diri sendiri sementara jari-jari tangan…
Mengukir Asa
Berpacu dengan waktu saat pagi mulai merekah Kelopak-kelopak harapan mulai terbit saat mulai kuuntai sampah-sampah…
“BANGUNKAN AKU!”
Bangunkan aku, sayang, jika aku tidur terlalu lelap. Masih banyak yang harus kita kerjakan. Semoga…
“HARI ITU…”
Hari itu terlalu indah. Mengapa kalian harus merusaknya? Ya, Tuhan – kami lelah. Mau sampai…
Wajah Muram Jakarta
selamat pagi Jakarta langit kelabu memayungi pelataranmu sementara rintik hujan kini perlahan luruh basahi…
Tetesan Air
Setetes air sumber kehidupan…. Kini hilang entah kemana Hanya ada air yang menghitam oleh zat-zat…
Sajak Cinta
Sajak Cinta Puisi : Edy Priyatna Bergerak merayap terbang tinggi ke angkasa menuju ujung langit…
“BERJUANGLAH!”
Ada resah di matamu, wahai Mantan Penjaga Kastil Sunyi. Benakmu sesak oleh semua yang menyatu,…
Nyanyian Anak-Anak
Gambar 1 Bersama anak-anak bernyanyi ceria terasa lebur bersama sanubari Menebarkan keceriaan saat nada-nada itu…