Sajak Dunia Menjelang Ajal

berjubah putih dengan sorban melilit kepala seakan hanya membuat benakmu menjadi kerdil kau mengaku pewaris para nabi di atas dunia bermain politik kotor dengan menjual dalil semua orang yang berbeda agama kau bilang kafir hingga kau anggap dirimu saja yang…
KARNA KAU ADALAH RINDUKU

demi sehela nafas yang kuhirup untuk sedetak jantung yang berdegub atas sesuap nasi yang kuasup karna seberkas nyawa aku hidup bumi dan langit terbentang tak bertepi adalah bentuk kuasa yang tak tertandingi butiran pasir di bibir pantai biru tak sanggup…
Rindu Ramadhan

sumber gambar di sini Sudah berlalu ramdahan , akan aku nantikan ramadhan tahun depan Akankah sama seperti ramadhan kali ini Entahlah Masih seperti biasa…. Hanya sekedar melukis kebahagian sesaat yang kadang tenggelam Tak pernah abadi Hanya kepingan dosa yang terlanjur…
Senandung Rumput Yang bergoyang

bergerak seiring pucuk-pucuk rumput hijau terhampar di sepanjang garis mata memandang dari bibir mereka tampak seperti sedang meracau namun sejatinya seuntai kata doa dipanjatkan gema suara rumput menjalar ke segala penjuru dusun sepasang sayap burungpun tak mampu lagi terbang sejuk…
Diantara Percik Air Surgawi

ketika gemericik air tercurah lembut membasahi jemari tangan demi luruhkan hasrat menjarah menyusut lengan panjang tertahan gemuruh riak didalam rongga bicara merendam julur lidah melukis noda tembang tutur aksara tajam terpangkas bisik nada kata mengalir tak lagi pedas sepasang lorong…
Rahasia Nenek Penjual Bunga Cempaka

berjalan tertatih seorang perempuan renta membawa tubuh rapuh telah dimakan usia saban pagi ke pasar menjual bunga cempaka tuk mengisi lembar akhir masa kehidupannya kala sang surya telah berada di titik tertinggi usai bekerja dia segera menuju sebuah surau berniat…
Mencapai Tingkat Khusyuk Luar Biasa

  dalam sebuah riwayat yang dikisahkan Imam Zahbi serombongan kafilah sedang bepergian di malam hari menembus hutan belantara yang gelap dan sunyi kegigihan mereka tunjukkan walau dengan berjalan kaki kemudian sampailah mereka pada sebuah lembah yang dikelilingi oleh rimbunnya pepohonan…
Debu Diatas Batu

Mulut komat kamit pantat jungkat jungkit lafadz ayat suci mengalir lancar luar kepala tapi sayang hanya terucap dibibir saja gerak tubuhnya laksana beribadah dalam pikirannya tak tentu arah kepalanya terbalut kain putih hatinya kotor jauh dari bersih hidupnya bergelimang materi…
Surga Balasannya

  bercermin pucat wajah bibir kering pecah pecah sorot mata landai rendah tubuh layu lunglai lemah perut kosong keroncongan seharian tak terjamah makanan leher tercekik menahan dahaga pantang minum barang seteguk saja menjelang siang badan terasa lemas bagai padi meregang…
Wasiat Terakhir Muhammad SAW

suatu pagi terdengar suara orang mengetuk pintu Fatimah bertanya siapa gerangan yang datang “sampaikan kepada Muhammad aku telah menunggu” suara itu terdengar dari luar dengan lantang sesaat Muhammad sampai di rumah langsung bertemu dengan Fatimah disampaikannya bahwa diluar sudah ada…